Minggu, 31 Mei 2026

Syarief Maulana Kembali Pimpin BM PAN Kota Cirebon, Siap Kawal Target Kursi PAN 2029

Foto Bersama DPD PAN Kota Cirebon




CIREBON – Kepemimpinan di tubuh organisasi sayap kepemudaan Partai Amanat Nasional (PAN), Barisan Muda PAN, kembali dipercayakan kepada Syarief Maulana. 

Syarief terpilih kembali secara aklamasi untuk memimpin DPD BM PAN Kota Cirebon dan melanjutkan tonggak kepemimpinan organisasi dalam memperkuat peran kader muda menghadapi kontestasi politik 2029.

Kepercayaan yang kembali diberikan kepada Syarief menjadi bukti kuat dukungan kader terhadap kepemimpinannya. Pada periode mendatang, ia dipercaya menjadi motor penggerak kader muda untuk memperkuat basis partai sekaligus meningkatkan keterlibatan generasi muda dalam berbagai kegiatan politik dan sosial kemasyarakatan.

Saat ditemui Rakyat Cirebon, Syarief menegaskan bahwa fokus kepemimpinannya akan diarahkan pada penguatan kaderisasi, konsolidasi organisasi, serta peningkatan peran anak muda dalam pembangunan daerah dan kehidupan bermasyarakat.

“Kepercayaan ini merupakan amanah yang besar. Saya bersama seluruh kader BM PAN Kota Cirebon siap bekerja keras untuk membangun organisasi yang lebih solid, aktif, dan mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” tegasnya.

Menurut Syarief, DPD BM PAN Kota Cirebon harus menjadi wadah lahirnya kader-kader muda yang memiliki kapasitas, integritas, dan kepedulian sosial tinggi. Ia menilai generasi muda memiliki posisi strategis dalam menentukan arah pembangunan daerah sekaligus masa depan partai politik.

“BM PAN Kota Cirebon harus hadir sebagai organisasi yang progresif dan dekat dengan masyarakat. Kami akan memperkuat kaderisasi, memperluas ruang partisipasi anak muda, serta membangun komunikasi yang baik dengan seluruh elemen masyarakat,” katanya.

Untuk mewujudkan hal tersebut, Ia menambahkan, kepengurusannya akan fokus menjalankan berbagai program kepemudaan dan kegiatan sosial yang memberikan dampak langsung kepada masyarakat. Langkah itu juga menjadi bagian dari upaya memperluas basis dukungan PAN hingga ke tingkat akar rumput.

“Kami ingin anak-anak muda tidak hanya menjadi penonton dalam proses politik, tetapi ikut terlibat dan berkontribusi dalam menciptakan perubahan positif bagi lingkungan sekitarnya,” tambahnya.

Selain memperkuat organisasi, Syarief juga berkomitmen mendukung target politik DPD PAN Kota Cirebon pada Pemilu 2029. Ia optimistis sinergi antara BM PAN dan struktur partai akan menjadi kekuatan besar dalam meningkatkan elektabilitas serta perolehan kursi legislatif PAN.

“Kami siap mengawal target peningkatan kursi legislatif PAN pada Pemilu 2029. Semangat anak muda, kerja nyata, dan kedekatan dengan masyarakat akan menjadi modal utama kami untuk meraih hasil terbaik,” ujarnya.

Ia meyakini kolaborasi yang solid antara kader muda dan seluruh jajaran partai akan mampu meningkatkan kepercayaan publik terhadap PAN. Karena itu, BM PAN akan terus memperkuat konsolidasi internal sekaligus memperluas jangkauan program yang menyentuh kebutuhan masyarakat.

“Kunci kemenangan ke depan adalah kebersamaan. Jika seluruh elemen partai bergerak bersama dan terus hadir di tengah masyarakat, saya yakin target PAN pada 2029 bisa tercapai,” pungkasnya. (its).

Selasa, 26 Mei 2026

Wali Kota Cirebon Cek Sapi Presiden Sampai Hewan Kurban di Harjamukti, Pastiin Aman dan Sehat Jelang Idul Adha

 

Foto bersama penyerahan Sapi Presiden oleh Wali Kota Cirebon


CIREBON SUARA – Menjelang Idul Adha, Wali Kota Cirebon Effendi Edo SAP MSi bareng unsur Forkopimda turun langsung monitoring hewan kurban di wilayah Kecamatan Harjamukti, Kota Cirebon, Selasa (26/5/2026).

Salah satu titik yang dikunjungi yakni Kelurahan Argasunya untuk mengecek langsung sapi bantuan Presiden Republik Indonesia yang bakal disalurkan untuk masyarakat.

Nggak cuma itu, rombongan juga lanjut monitoring ke Pondok Pesantren Darul Mujahid dan Masjid Nurul Amal di Kelurahan Larangan. Di sana, kondisi hewan kurban dicek satu per satu buat memastikan semuanya sehat, layak, dan aman sebelum Hari Raya Idul Adha tiba.



Didampingi jajaran Forkopimda dan dinas terkait, Wali Kota melihat langsung proses pemeriksaan kesehatan hewan mulai dari kondisi fisik, kebersihan kandang, sampai kesiapan panitia kurban di lokasi.


“Monitoring ini penting supaya masyarakat merasa aman dan tenang. Hewan kurban yang disalurkan juga dipastikan sehat dan sesuai ketentuan,” ujar salah satu petugas monitoring di lokasi.

Suasana monitoring pun terlihat santai tapi serius. Beberapa warga dan pengurus tempat kurban tampak antusias menyambut kedatangan rombongan.



Langkah ini jadi bentuk kesiapan Pemerintah Kota Cirebon jelang Idul Adha, sekaligus memastikan proses kurban berjalan lancar tanpa kendala kesehatan hewan.

Idul Adha tinggal menghitung hari, hewan kurban pun mulai dipantau ketat. Biar ibadah tetap khusyuk, daging aman dikonsumsi, dan warga makin nyaman.

Minggu, 24 Mei 2026

Pemuda Jangan Cuma Viral Karena Ribut” — Kang Ajay Soroti Pentingnya Gerakan Positif Anak Muda Cirebon

Kang Ajay Tokoh Pemuda Harjamukti

KOTA CIREBON — Tokoh pemuda Harjamukti sekaligus Perwakilan Pemerintah dan Komunitas Relawan TIK Provinsi Jawa Barat Bidang Komunikasin Publik, Kang Ajay, ikut angkat suara soal kegiatan bebersih Masjid Merah RW 06 Kedung Menjangan, Kelurahan Kalijaga, Kecamatan Harjamukti, Kota Cirebon yang dilakukan Komunitas Generasi Milenial Cirebon.


Menurutnya, kegiatan seperti ini jadi bukti kalau anak muda Cirebon sebenarnya punya kepedulian tinggi terhadap lingkungan, sejarah, dan tempat ibadah. Tinggal bagaimana ruang positifnya terus diperbanyak.


“Jujur kegiatan kayak gini harus sering-sering ada. Karena sekarang pemuda jangan cuma dikenal gara-gara kenakalan, tawuran, atau keributan di jalan. Anak muda juga harus bisa nunjukin kalau mereka mampu ikut membangun wilayahnya sendiri,” ujar Kang Ajay.


Ia menilai, gerakan sosial yang dibalut dengan kepedulian terhadap wisata religi bisa menjadi cara baru untuk mengajak anak muda lebih peduli terhadap sejarah Kota Cirebon.


“Cirebon itu punya banyak tempat bersejarah dan wisata religi yang keren, tapi kadang generasi sekarang malah belum tau. Nah kegiatan kayak begini jadi langkah bagus buat ngenalin lagi tempat-tempat itu,” katanya.


Kang Ajay juga berharap gerakan positif seperti ini tidak berhenti hanya satu kali kegiatan saja, melainkan bisa menjadi agenda rutin yang melibatkan lebih banyak pemuda maupun komunitas dari berbagai wilayah di Kota Cirebon.


“Kalau anak muda kompak bikin kegiatan positif, dampaknya pasti besar. Minimal lingkungan jadi lebih peduli, masyarakat nyaman, dan image pemuda juga jadi lebih baik,” lanjutnya.


Sementara itu, kegiatan bebersih Masjid Merah sendiri dilakukan bersama sejumlah pemuda dan perwakilan komunitas dengan membersihkan area dalam masjid hingga lingkungan sekitar.


Gerakan tersebut mendapat respons positif dari masyarakat karena dinilai membawa energi baru bahwa anak muda Cirebon juga bisa hadir dengan aksi nyata, bukan sekadar ramai di media sosial.

Komunitas Generasi Milenial Cirebon Gelar Bebersih Masjid, Dorong Wisata Religi & Sejarah Lokal

Kegiatan Bebersih Masjid Merah Kedung Menjangan Kalijaga

KOTA CIREBON — Semangat anak muda dalam menjaga sekaligus mengenalkan wisata religi terus digaungkan di Kota Cirebon. Sejumlah pemuda yang tergabung dalam komunitas Generasi Milenial Cirebon menggelar kegiatan bebersih Masjid Merah RW 06 Kedung Menjangan, Kelurahan Kalijaga, Kecamatan Harjamukti, Kota Cirebon, Minggu (24/5).

Kegiatan tersebut dilakukan sebagai bentuk kepedulian generasi muda terhadap kebersihan tempat ibadah sekaligus upaya mengangkat potensi wisata religi dan sejarah yang ada di Kota Cirebon, khususnya di wilayah-wilayah yang masih belum banyak dikenal masyarakat luas.



Ketua pelaksana kegiatan, Ida Nur Amalia, mengatakan bahwa pemuda memiliki peran penting dalam membangun dan mengembangkan potensi wisata religi di daerahnya masing-masing.


“Pemuda Cirebon harus lebih aktif dan ikut turut serta membangun serta mengembangkan wisata religi yang ada di wilayahnya. Karena masih banyak potensi wisata religi di Kota Cirebon yang belum dikenal luas,” ungkapnya.

Ia menjelaskan, kegiatan bebersih masjid ini menjadi salah satu langkah awal untuk memperkenalkan keberadaan tempat-tempat religi yang memiliki nilai sejarah dan budaya di tengah masyarakat.

“Melalui gerakan sederhana seperti bebersih masjid ini, kami ingin mulai mengenalkan wisata religi yang ada. Harapannya masyarakat, khususnya generasi muda, lebih peduli terhadap sejarah dan budaya daerahnya sendiri,” lanjut Ida.



Sementara itu, Ketua Komunitas Generasi Milenial Cirebon M Alphin Alghani menuturkan bahwa kegiatan sosial dan kepedulian terhadap lingkungan serta tempat ibadah akan menjadi agenda rutin komunitasnya ke depan.

Pihaknya juga ingin menghadirkan lebih banyak kegiatan positif bagi kalangan anak muda di Kota Cirebon agar energi dan kreativitas pemuda dapat diarahkan ke hal-hal yang bermanfaat bagi masyarakat.

“Kedepannya kami akan rutin melaksanakan kegiatan seperti ini dan kegiatan sosial lainnya untuk lebih mengenalkan Kota Cirebon, terutama wisata religi dan sejarah yang ada. Kami juga ingin mengubah aktivitas para pemuda ke arah yang lebih positif dan baik,” ujarnya.


Tokoh pemuda Harjamukti, Kang Ajay, turut mengapresiasi kegiatan yang dilakukan para pemuda tersebut. Menurutnya, kegiatan sosial seperti bebersih masjid menjadi contoh positif bahwa anak muda juga mampu memberikan kontribusi nyata untuk daerahnya.

“Ini kegiatan yang sangat positif dan harus didukung bersama. Harapan saya, pemuda lainnya juga bisa mengikuti hal-hal baik seperti ini. Pemuda jangan hanya terkenal karena kenakalan dan keributan saja, tapi juga harus bisa ikut membangun wilayahnya, khususnya kota kelahirannya sendiri agar bisa lebih berkembang,” katanya.

Selain membersihkan area dalam dan luar masjid, para peserta juga melakukan penataan lingkungan sekitar agar terlihat lebih nyaman dan asri.

Kegiatan tersebut mendapat respons positif dari warga sekitar yang berharap gerakan serupa dapat terus dilakukan di berbagai titik wisata religi lainnya di Kota Cirebon. Dengan keterlibatan generasi muda, potensi wisata religi dan sejarah di Kota Udang diharapkan semakin berkembang dan dikenal lebih luas.

Festival Kesenian Harjamukti Bangkit Lagi Setelah 28 Tahun, Panggung Talenta Lokal Curi Perhatian Warga

  Foto Bersama Camat Harjamukti dan Lurah Harjamukti CIREBON SUARA – Setelah vakum hampir tiga dekade, Festival Kesenian Kelurahan Harjamukt...