Minggu, 24 Mei 2026

Pemuda Jangan Cuma Viral Karena Ribut” — Kang Ajay Soroti Pentingnya Gerakan Positif Anak Muda Cirebon

Kang Ajay Tokoh Pemuda Harjamukti

KOTA CIREBON — Tokoh pemuda Harjamukti sekaligus Perwakilan Pemerintah dan Komunitas Relawan TIK Provinsi Jawa Barat Bidang Komunikasin Publik, Kang Ajay, ikut angkat suara soal kegiatan bebersih Masjid Merah RW 06 Kedung Menjangan, Kelurahan Kalijaga, Kecamatan Harjamukti, Kota Cirebon yang dilakukan Komunitas Generasi Milenial Cirebon.


Menurutnya, kegiatan seperti ini jadi bukti kalau anak muda Cirebon sebenarnya punya kepedulian tinggi terhadap lingkungan, sejarah, dan tempat ibadah. Tinggal bagaimana ruang positifnya terus diperbanyak.


“Jujur kegiatan kayak gini harus sering-sering ada. Karena sekarang pemuda jangan cuma dikenal gara-gara kenakalan, tawuran, atau keributan di jalan. Anak muda juga harus bisa nunjukin kalau mereka mampu ikut membangun wilayahnya sendiri,” ujar Kang Ajay.


Ia menilai, gerakan sosial yang dibalut dengan kepedulian terhadap wisata religi bisa menjadi cara baru untuk mengajak anak muda lebih peduli terhadap sejarah Kota Cirebon.


“Cirebon itu punya banyak tempat bersejarah dan wisata religi yang keren, tapi kadang generasi sekarang malah belum tau. Nah kegiatan kayak begini jadi langkah bagus buat ngenalin lagi tempat-tempat itu,” katanya.


Kang Ajay juga berharap gerakan positif seperti ini tidak berhenti hanya satu kali kegiatan saja, melainkan bisa menjadi agenda rutin yang melibatkan lebih banyak pemuda maupun komunitas dari berbagai wilayah di Kota Cirebon.


“Kalau anak muda kompak bikin kegiatan positif, dampaknya pasti besar. Minimal lingkungan jadi lebih peduli, masyarakat nyaman, dan image pemuda juga jadi lebih baik,” lanjutnya.


Sementara itu, kegiatan bebersih Masjid Merah sendiri dilakukan bersama sejumlah pemuda dan perwakilan komunitas dengan membersihkan area dalam masjid hingga lingkungan sekitar.


Gerakan tersebut mendapat respons positif dari masyarakat karena dinilai membawa energi baru bahwa anak muda Cirebon juga bisa hadir dengan aksi nyata, bukan sekadar ramai di media sosial.

Komunitas Generasi Milenial Cirebon Gelar Bebersih Masjid, Dorong Wisata Religi & Sejarah Lokal

Kegiatan Bebersih Masjid Merah Kedung Menjangan Kalijaga

KOTA CIREBON — Semangat anak muda dalam menjaga sekaligus mengenalkan wisata religi terus digaungkan di Kota Cirebon. Sejumlah pemuda yang tergabung dalam komunitas Generasi Milenial Cirebon menggelar kegiatan bebersih Masjid Merah RW 06 Kedung Menjangan, Kelurahan Kalijaga, Kecamatan Harjamukti, Kota Cirebon, Minggu (24/5).

Kegiatan tersebut dilakukan sebagai bentuk kepedulian generasi muda terhadap kebersihan tempat ibadah sekaligus upaya mengangkat potensi wisata religi dan sejarah yang ada di Kota Cirebon, khususnya di wilayah-wilayah yang masih belum banyak dikenal masyarakat luas.



Ketua pelaksana kegiatan, Ida Nur Amalia, mengatakan bahwa pemuda memiliki peran penting dalam membangun dan mengembangkan potensi wisata religi di daerahnya masing-masing.


“Pemuda Cirebon harus lebih aktif dan ikut turut serta membangun serta mengembangkan wisata religi yang ada di wilayahnya. Karena masih banyak potensi wisata religi di Kota Cirebon yang belum dikenal luas,” ungkapnya.

Ia menjelaskan, kegiatan bebersih masjid ini menjadi salah satu langkah awal untuk memperkenalkan keberadaan tempat-tempat religi yang memiliki nilai sejarah dan budaya di tengah masyarakat.

“Melalui gerakan sederhana seperti bebersih masjid ini, kami ingin mulai mengenalkan wisata religi yang ada. Harapannya masyarakat, khususnya generasi muda, lebih peduli terhadap sejarah dan budaya daerahnya sendiri,” lanjut Ida.



Sementara itu, Ketua Komunitas Generasi Milenial Cirebon M Alphin Alghani menuturkan bahwa kegiatan sosial dan kepedulian terhadap lingkungan serta tempat ibadah akan menjadi agenda rutin komunitasnya ke depan.

Pihaknya juga ingin menghadirkan lebih banyak kegiatan positif bagi kalangan anak muda di Kota Cirebon agar energi dan kreativitas pemuda dapat diarahkan ke hal-hal yang bermanfaat bagi masyarakat.

“Kedepannya kami akan rutin melaksanakan kegiatan seperti ini dan kegiatan sosial lainnya untuk lebih mengenalkan Kota Cirebon, terutama wisata religi dan sejarah yang ada. Kami juga ingin mengubah aktivitas para pemuda ke arah yang lebih positif dan baik,” ujarnya.


Tokoh pemuda Harjamukti, Kang Ajay, turut mengapresiasi kegiatan yang dilakukan para pemuda tersebut. Menurutnya, kegiatan sosial seperti bebersih masjid menjadi contoh positif bahwa anak muda juga mampu memberikan kontribusi nyata untuk daerahnya.

“Ini kegiatan yang sangat positif dan harus didukung bersama. Harapan saya, pemuda lainnya juga bisa mengikuti hal-hal baik seperti ini. Pemuda jangan hanya terkenal karena kenakalan dan keributan saja, tapi juga harus bisa ikut membangun wilayahnya, khususnya kota kelahirannya sendiri agar bisa lebih berkembang,” katanya.

Selain membersihkan area dalam dan luar masjid, para peserta juga melakukan penataan lingkungan sekitar agar terlihat lebih nyaman dan asri.

Kegiatan tersebut mendapat respons positif dari warga sekitar yang berharap gerakan serupa dapat terus dilakukan di berbagai titik wisata religi lainnya di Kota Cirebon. Dengan keterlibatan generasi muda, potensi wisata religi dan sejarah di Kota Udang diharapkan semakin berkembang dan dikenal lebih luas.

Sabtu, 11 April 2026

ICE Autonation 2026 Hadir di Cirebon, Bukti Kota Udang Kian Dilirik Event Nasional

 

ICE Autonation 2026 di Kota Cirebon

CIREBON SUARA – Kota Cirebon kembali jadi sorotan. Kali ini lewat gelaran otomotif bergengsi, Indonesia Contest Exhibition (ICE) Autonation 2026, yang sukses menarik perhatian pecinta otomotif dan anak muda di Kota Udang.


Event ini menjadi salah satu rangkaian tur nasional ICE Autonation dan menempatkan Cirebon sebagai seri kedua dalam agenda tahun ini. Kehadirannya bukan sekadar kontes kendaraan, tapi juga menjadi ruang berkumpulnya kreativitas, komunitas, dan hiburan dalam satu tempat.


ICE Autonation dikenal sebagai ajang yang memadukan berbagai elemen otomotif dan lifestyle. Di Cirebon, event ini menghadirkan beragam aktivitas menarik, mulai dari:


* Kontes modifikasi mobil dan motor

* Kompetisi audio kendaraan

* Pameran produk otomotif

* Hiburan untuk pengunjung umum


Suasana event terasa hidup dengan deretan kendaraan modifikasi yang tampil mencuri perhatian. Mulai dari konsep elegan, racing, hingga ekstrem, semuanya menunjukkan kreativitas tinggi dari para peserta.



Bukan hanya soal kendaraan, ICE Autonation juga menjadi tempat berkumpulnya komunitas otomotif dari berbagai daerah. Mereka datang bukan hanya untuk berkompetisi, tapi juga untuk berbagi inspirasi dan memperluas jaringan.


Dipilihnya Cirebon sebagai salah satu kota penyelenggara bukan tanpa alasan. Posisi strategis dan antusiasme masyarakat terhadap event menjadi faktor penting.

Kehadiran ICE Autonation 2026 menjadi sinyal bahwa Cirebon mulai dilirik sebagai kota yang potensial untuk event berskala nasional, khususnya yang menyasar segmen anak muda.

Selain itu, event seperti ini juga memberikan dampak positif bagi daerah, mulai dari meningkatnya kunjungan masyarakat hingga perputaran ekonomi lokal, terutama di sektor UMKM dan kuliner.

Bagi generasi muda, ICE Autonation bukan hanya soal otomotif, tapi juga tentang gaya hidup. Event ini menghadirkan pengalaman yang lengkap—mulai dari visual kendaraan yang estetik, suasana seru, hingga momen sosial yang bisa dibagikan di media sosial.

Tidak heran jika event ini juga menjadi spot favorit untuk membuat konten, baik foto maupun video.

Gelaran ini juga membuka peluang besar bagi komunitas otomotif lokal di Cirebon untuk tampil dan dikenal lebih luas. Dengan hadirnya peserta dari berbagai kota, standar kreativitas pun semakin berkembang.

ICE Autonation 2026 diharapkan bisa menjadi momentum untuk terus mendorong lahirnya event-event kreatif lainnya di Cirebon.

Dengan suksesnya penyelenggaraan ICE Autonation 2026, Cirebon semakin membuktikan diri sebagai kota yang siap menjadi tuan rumah berbagai event besar.

Bukan tidak mungkin, ke depan Kota Udang akan semakin sering jadi destinasi utama untuk event nasional—khususnya yang dekat dengan dunia anak muda dan kreativitas.

Pemuda Jangan Cuma Viral Karena Ribut” — Kang Ajay Soroti Pentingnya Gerakan Positif Anak Muda Cirebon

Kang Ajay Tokoh Pemuda Harjamukti KOTA CIREBON — Tokoh pemuda Harjamukti sekaligus Perwakilan Pemerintah dan Komunitas Relawan TIK Provinsi ...