![]() |
| Penindakan Parkir Liar di Atas Trotoar Jl Cipto Mangunkusumo Kota Cirebon |
CIREBONSUARA — Parkir sebentar tapi nyusahin orang lain? Hati-hati. Puluhan motor yang nekat parkir di trotoar depan CSB Mall Cirebon akhirnya digembok petugas. Aksi ini jadi bukti kalau parkir liar sekarang bukan cuma ditegur, tapi langsung ditertibkan.
Penertiban dilakukan oleh petugas gabungan yang fokus membersihkan trotoar dan bahu jalan dari kendaraan bermotor. Area yang seharusnya jadi hak pejalan kaki malah berubah jadi “parkiran dadakan”, bikin orang terpaksa jalan di badan jalan.
Alih-alih ditilang di tempat, motor yang melanggar langsung dirantai dan pemiliknya diminta datang untuk proses pendataan dan pembinaan. Kaget? Banyak. Kapok? Harapannya begitu.
Kenapa Parkir Liar Ditindak?
Buat yang masih mikir, “Cuma sebentar kok,” ini alasannya kenapa parkir liar nggak bisa ditoleransi:
-
Trotoar itu hak pejalan kaki, bukan motor
-
Parkir di bahu jalan bisa bikin macet dan rawan kecelakaan
-
Pejalan kaki (termasuk lansia & difabel) jadi korban utama
-
Kota jadi semrawut dan nggak ramah publik
Intinya: nyaman buat satu orang, ribet buat banyak orang.
Aturan Parkir yang Wajib Kamu Tahu
Biar nggak kena gembok dadakan, ini poin pentingnya:
-
🚫 Dilarang parkir di trotoar
-
🚫 Dilarang parkir di bahu jalan utama
-
🚫 Dilarang parkir di zona rambu larangan parkir
-
✅ Parkir hanya di lahan resmi yang disediakan
Pelanggaran parkir termasuk pelanggaran Peraturan Daerah (Perda) Ketertiban Umum.
Kalau bandel dan ngulang, pelanggar bisa kena:
-
Sanksi administratif
-
Denda hingga ratusan ribu rupiah
-
Penindakan lebih tegas ke depannya
Pesan Buat Warga
Petugas menegaskan, penertiban ini bukan buat nyari ribut, tapi ngingetin kalau ruang publik itu milik bersama. Ke depan, operasi serupa bakal terus dilakukan, apalagi di titik-titik ramai.
Jadi, sebelum parkir:
👉 lihat sekitar
👉 cek rambu
👉 pikirin orang lain
Karena parkir sembarangan itu bukan rebel, tapi egois
