Jumat, 04 September 2026
Keraton Kanoman Gandeng Universitas Islam Internasional Darullughah Wadda’wah, Dorong Kajian Sejarah dan Naskah Cirebon
CIREBON SUARA — Kolaborasi antara dunia pendidikan dan budaya kembali dilakukan di Cirebon. Keraton Kanoman menjalin kerja sama dengan Universitas Islam Internasional Darullughah Wadda’wah dalam bidang akademik dan pengembangan kelembagaan.
Kerja sama ini menjadi langkah positif untuk mempertemukan warisan sejarah dan budaya Cirebon dengan dunia akademik, khususnya dalam bidang penelitian, pendidikan, pengembangan sumber daya manusia hingga pelestarian naskah kuno.
Dalam kegiatan tersebut, Keraton Kanoman diwakili Ratu Raja Arimbi Nurtina, selaku sekretaris sekaligus juru bicara Sultan Raja Mohammad Emirudin, Sultan Kanoman XII Keraton Kanoman, bersama Farihin, Pustakawan Perpustakaan Naskah Cirebon.
๐ Naskah Cirebon Punya Potensi Besar
Salah satu hal menarik yang bisa dikembangkan melalui kerja sama ini adalah kajian terhadap naskah-naskah Cirebon.
Bukan sekadar dokumen lama, naskah kuno menyimpan banyak cerita dan pengetahuan tentang perjalanan masyarakat Cirebon, mulai dari sejarah, keagamaan, kebudayaan, bahasa, kehidupan sosial, hingga perkembangan intelektual masyarakat masa lalu.
Karena itu, keberadaan naskah-naskah tersebut dinilai punya nilai penting bagi dunia pendidikan dan penelitian.
Melalui Perpustakaan Naskah Cirebon, khazanah tersebut diharapkan bisa semakin dikenal oleh mahasiswa, akademisi, peneliti, maupun generasi muda.
Jadi, naskah kuno bukan cuma disimpan sebagai benda bersejarah, tetapi juga bisa menjadi sumber ilmu yang terus dipelajari dan dikembangkan.
๐ค Keraton dan Kampus Saling Menguatkan
Ratu Raja Arimbi Nurtina menyampaikan, kolaborasi dengan perguruan tinggi menjadi salah satu langkah penting untuk mempertemukan nilai-nilai sejarah dan kebudayaan dengan perkembangan akademik.
Sementara itu, Farihin menilai penguatan kajian terhadap naskah Cirebon sangat penting agar warisan intelektual tersebut dapat memberikan manfaat yang lebih luas.
Dengan adanya kerja sama kelembagaan, naskah-naskah Cirebon diharapkan tidak berhenti sebagai koleksi sejarah, tetapi dapat menjadi bahan penelitian dan sumber pengetahuan bagi generasi sekarang.
Ke depan, kerja sama ini diharapkan dapat berkembang melalui berbagai kegiatan seperti penelitian, kajian akademik, literasi, pengembangan SDM, penguatan kelembagaan, hingga kegiatan kebudayaan.
๐️ Warisan Lama, Ilmu untuk Generasi Baru
Kolaborasi Keraton Kanoman dan Universitas Islam Internasional Darullughah Wadda’wah menjadi salah satu upaya menjaga agar **warisan sejarah, budaya, dan intelektual Cirebon tetap hidup di tengah perkembangan zaman.
Sebab, menjaga budaya bukan hanya soal mempertahankan bangunan atau benda bersejarah.
Membaca, meneliti, memahami, dan mengenalkan kembali pengetahuan dari masa lalu kepada generasi muda juga menjadi bagian penting dari pelestarian budaya.
Dari naskah lama, lahir pengetahuan baru.
Dari sejarah, generasi muda bisa belajar melangkah ke masa depan. ๐ฎ๐ฉ๐
Cirebon Suara — Media Anak Gen Z, Mengabarkan Cirebon dengan Cara yang Lebih Dekat.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar